Jumat, 21 Februari 2014
09.17
| Diposting oleh
Unknown
|
ROBOTIKA
Salam hangat ^-^ ...!!!!!! :D
Bertemu kembali pada tugas matakulia PIB(Pengantar
Intelejensi Buatan) yang di Ampuh oleh Bpk.Ahmad Haidaroh..
Kali ini tugas yang saya upload adalah Deskripsi Tentang Robot dan
Penggolongan Robot. CekIDot.. hehehehhe
Robot berasal dari kata Robota, dari bahasa Chekoslavia yang berarti tenaga kerja. kata ini
digunakan oleh dramawan Karel Capek pada tahun 1920 pada sandiwara fiksinya, yaitu R.U.R (Rossum’s Universal Robots).
Robot adalah suatu mesin yang dapat diarahkan untuk
mengerjakan bermacam-macam tugas tanpa campur tangan lagi dari manusia. Secara
ideal robot diharapkan dapat melihat, mendengar, menganalisa lingkungannya dan
dapat melakukan tindakan-tindakan yang terprogram. Dewasa ini robot digunakan
untuk maksud-maksud tertentu dan yang paling banyak adalah untuk keperluan
industri. Diterapkannya robot untuk industri terutama untuk pekerjaan 3D yaitu Dirty, Dangerous, atau difficult (kotor, berahaya dan pekerjaan
yang sulit). Negara yang banyak menggunakan robot untuk industri adalah Jepang,
Amerika Serikat dan Jerman Barat.
Penggolongan Robot
Ada beberapa cara menggolongkan robot. Ada yang menggolongkan robot menurut sumber
tenaganya (secara elektronik, hidrolik, dan pneumatik). Ada yang menggolongkan ke dalam kerumitannya
(robot yang sederhana hanya dapat bergerak dalam satu, dua atau tiga jurusan
saja, sedang robot yang canggih dapat bergerak puluhan sudut secara serentak).
Robot dapat juga digolongkan dalam daya angkatnya (ada robot yang hanya dapat
mengangkat benda-benda yang ringan saja sampai yang berat). Ada yang menggolongkan dalam kecepatan
geraknya, ketepatannya serta metode penggunaannya. Berdasarkan penggunaannya
robot dapat digolongkan sebagai:
-
Robot pribadi (personal robots)
Juga disebut dengan home
robots (robot rumah tangga), karena terutama ditujukan untuk membantu
pekerjaan-pekerjaan rumah tangga menjadi lebih otomatis.
-
Robot industri (industrial
robots)
Robot industri merupakan robot yang digunakan untuk
membantu di dalam proses produksi, misalnya untuk menangani material, mengelas,
mengecat, memasang komponen dan lain sebagainya. Contoh robot yang digunakan
pada industri:
a.
Motionmate: merupakan robot industri yang paling sederhana untuk melakukan
proses mengambil dan meletakkan komponen-komponen di dalam proses produksi.
Robot ini dapat mengangkat komponen sebesar 5 pound (sekitar 2,268 Kg).
b.
The Rhino Charger: robot ini dibuat oleh pabrik Rhino Robots, Inc. dan dengan
menggunakan komputer Apple serta disk
drive dapat untuk mengontrol gerak dalam 6 arah sumbu. Dengan daya
angkatnya sampai dengan 50 pound (sekitar 22,68 Kg) dan tingkat gerak
maksimumnya adalah 200 inches per detik.
c.
Prab Model 4200: robot ini dibuat oleh Prab Robots, Inc. dengan daya angkatnya
sebesar 75 pound (sekitar 34,02 Kg). Lengan robot ini dapat berputar secara
horisontal sebesar 250 derajat.
d.
Cincinnati/Milacron T3: Robot ini oleh Cincinnati/Milacron Corporation dengan daya
angkatnya sebesar 100 pound (sekitar 45,36 Kg). Robot ini sangat fleksibel
dalam arah geraknya. Dapat bergerak dalam 6 arah sumbu.
e.
Pra FC: Robot ini mempunyai daya angkat sebesar 1 ton. Kemampuan ini dapat
digunakan untuk memindahkan sebuah mesin mobil atau benda berat lainnya selama
proses produksi.
f.
Cybotech P15: Robot ini diproduksi oleh Cybotech Corporation dan dapat
mengangkat seberat 15 Kg. Robot ini banyak digunakan utuk pekerjaan mengecat.
g.
Puma Model 500: Robot ini merupakan produksi dari Unimation, Inc. yang kemudian
perusahaan tersebut dibeli oleh Westinghouse. Puma Model 500 merupakan robot
elektronik teknologi tinggi yang dapat bergerak dalam 5 sumbu, yaitu putaran
pinggang (waist rotation), putaran
bahu (shoulder rotation), putaran
siku (elbow rotation), anggukan
pergelangan tangan (wrist bend) dan
putaran pinggiran roda (flange rotation).
h.
IBM Assembly Robots: IBM memproduksi dua macam robot dan menggunakannya untuk proses
produksi komputer IBM dan produk-produk lainnya. Robot ini digunakan untuk
memasukkan komponen ke dalam suatu lubang atau memasang komponen satu yang
dilekatkan dengan komponen lainnya. Robot yang kedua berupa robot yang lebih
kecil yang dapat diprogram dengan komputer IBM PC yang digunakan untuk
memprogram dapat dilepas dan digunakan untuk keperluan lainnya.
i.
GMF Robots: Robot ini dibuat oleh General Motors Corporation dan Fanuc Machine
Works dari Jepang. Kedua perusahaan tersebut bekerja sama memproduksi GMF
robots untuk dijual dan digunakan sendiri untuk kedua perusahaan tersebut.
-
robot pendidikan (educational
robots).
Robot pendidikan ini dikembangkan untuk tujuan membantu
di dalam mengajar tentang operai dan penggunaan dari robot industri. Contoh
robot yang digunakan dalam bidang pendidikan:
1.
Rhino Robot XR-2 System: Robot ini dibuat oleh Rhino, Inc., dan digunakan untuk simulasi
tentang operasi dari robot-robot industri. Rhino XR-2 dapat diprogram melalui
komputer Apple dan programnya dapat disimpan di disk.
2.
Microbot: Microbot mempunyai dua macam robot, yaitu Microot Minimower dan
Microbot Teachmower. Minimower dapat diprogram dengan komputer Apple atau
TRS-80. Teachmower digunakan untuk simulasi robot industri dan menggunakan teach pendant untuk memprogramnya serta
dapat digunakan komputer Apple atau TRS-80 untuk menyimpan program.
3.
Hero-1: Robot ini dibuat oleh Heath/Zenith, merupakan robot yang dapat
bergerak dan dirancang untuk membantu mempelajari robot industri. Robot ini
mempunyai beberapa unit sensor. Unit sensor ini dapat mendeteksi gerak,
mengukur jarak sampai 15 feet, mendeteksi perubahan tinggkat cahaya, membedakan
dua buah suku kata dan menggunakan speech
synthesizer, sehingga dapat berbicara. Hero-1 juga dilengkapi dengan teach pendant.
Referensi :
http://dosen.narotama.ac.id/wp-content/uploads/2012/01/Artificial-Intelligence.doc
Selasa, 26 November 2013
03.19
| Diposting oleh
Unknown
|
Rabu, 06 November 2013
06.28
| Diposting oleh
Unknown
|
1. Perbedaan
Sistem Informasi dan Teknik Informasi
Sistem Informasi
mempelajari tentang bagaimana
membangun dan menerapkan teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada saat
ini, sehingga suatu bisnis akan dapat dengan efektif mencapai tujuannya dengan
menerapkan IT dalam bisnis.
Teknik Informasi
mempelajari tentang bagaimana
mengembangkan computer vision, robotica, intelligence system, dan hal-hal
lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer di masa yang akan datang.
2. Manfaat
Sistem Informasi bagi dunia bisnis adalah:
a.
Menyediakan
informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas
utama pada value chain secara efektif dan efisien
b.
Meningkatkan
kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik barang maupun jasa yang dihasilkan
c.
Meningkatkan
efisiensi
e. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan
f. Meningkatkan sharing pengetahuan
3. cerita sukses pemanfaatan Sistem
Informasi:
· Pemrosesan Transaksi
Sebuah toko atau swalayan menjual
ratusan jenis barang (item). Toko/swalayan tersebut melayani banyak
pembeli tiap harinya sehingga jumlah transaksinya juga banyak. Bayangkan jika
pemrosesan transaksi (perhitungan harga) dilakukan secara manual oleh penjual,
tentu saja hal tersebut akan memakan waktu yang lama dan peluang terjadinya kesalahan
juga cukup besar. Waktu pemrosesan transaksi yang lama dan kesalahan dalam
perhitungan harga bisa membuat pelanggan lari ke pesaing
Kebanyakan
toko dan swalayan saat ini telah memiliki mesin kasir untuk memproses transaksi
penjualan. Mesin kasir tersebut umumnya terdiri dari barcode scanner
untuk input barang, keyboard, CPU, monitor (ukurannya biasanya lebih
kecil dibanding monitor komputer pada umumnya), printer untuk mencetak
struk, dan juga perangkat lunak (software) untuk memproses transaksi. Daftar
harga setiap barang telah tersimpan dalam basisdata dan dapat diperbarui (update)
secara real-time. Perangkat lunak dalam mesin kasir telah diprogram
untuk menerima input barcode dari barcode scanner atau kode
barang dari keyboard lalu menentukan harga barang tersebut berdasarkan
daftar harga pada basisdata. Selanjutnya, perangkat lunak tersebut akan
mengalikan harga barang tersebut dengan jumlah pembeliannya dan kemudian akan
menghitung total harga penjualan. Setelah pembeli melakukan pembayaran maka struk
penjualan akan dicetak dengan printer.
· Pengawasan
Masih menggunakan ilustrasi
toko/swalayan di atas, penggunaan POS juga memungkinkan pemilik usaha untuk
mengawasi kinerja pegawainya (terutama kasir). Pemilik usaha dapat mengetahui
berapa jumlah uang dan barang yang seharusnya ada saat ini untuk dicocokkan
dengan jumlah uang/barang sesungguhnya. Hal tersebut dapat dilakukan karena
setiap transaksi yang diproses oleh POS akan tersimpan dalam basisdata.
Demikian pula halnya dengan sistem informasi berbasis komputer selain POS,
pengawasan dapat dilakukan karena setiap transaksi tersimpan dalam basisdata.
Referensi : http://blog.seagatesoft.com
http://edukasi.kompasiana.com
3. Perbedaan
Sistem Informasi dan Teknik Informasi
Sistem Informasi
mempelajari tentang bagaimana
membangun dan menerapkan teknologi informasi dengan proses bisnis yang ada saat
ini, sehingga suatu bisnis akan dapat dengan efektif mencapai tujuannya dengan
menerapkan IT dalam bisnis.
Teknik Informasi
mempelajari tentang bagaimana
mengembangkan computer vision, robotica, intelligence system, dan hal-hal
lainnya yang terkait dengan pengembangan komputer di masa yang akan datang.
4. Manfaat
Sistem Informasi bagi dunia bisnis adalah:
a. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien
b. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik barang
a. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien
b. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik barang
maupun jasa yang dihasilkan
c. Meningkatkan efisiensi
c. Meningkatkan efisiensi
d. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan
e. Meningkatkan sharing pengetahuan
3. cerita sukses pemanfaatan Sistem
Informasi:
· Pemrosesan Transaksi
Sebuah toko atau swalayan menjual
ratusan jenis barang (item). Toko/swalayan tersebut melayani banyak
pembeli tiap harinya sehingga jumlah transaksinya juga banyak. Bayangkan jika
pemrosesan transaksi (perhitungan harga) dilakukan secara manual oleh penjual,
tentu saja hal tersebut akan memakan waktu yang lama dan peluang terjadinya kesalahan
juga cukup besar. Waktu pemrosesan transaksi yang lama dan kesalahan dalam
perhitungan harga bisa membuat pelanggan lari ke pesaing
Kebanyakan
toko dan swalayan saat ini telah memiliki mesin kasir untuk memproses transaksi
penjualan. Mesin kasir tersebut umumnya terdiri dari barcode scanner
untuk input barang, keyboard, CPU, monitor (ukurannya biasanya lebih
kecil dibanding monitor komputer pada umumnya), printer untuk mencetak
struk, dan juga perangkat lunak (software) untuk memproses transaksi. Daftar
harga setiap barang telah tersimpan dalam basisdata dan dapat diperbarui (update)
secara real-time. Perangkat lunak dalam mesin kasir telah diprogram
untuk menerima input barcode dari barcode scanner atau kode
barang dari keyboard lalu menentukan harga barang tersebut berdasarkan
daftar harga pada basisdata. Selanjutnya, perangkat lunak tersebut akan
mengalikan harga barang tersebut dengan jumlah pembeliannya dan kemudian akan
menghitung total harga penjualan. Setelah pembeli melakukan pembayaran maka struk
penjualan akan dicetak dengan printer.
· Pengawasan
Masih menggunakan ilustrasi
toko/swalayan di atas, penggunaan POS juga memungkinkan pemilik usaha untuk
mengawasi kinerja pegawainya (terutama kasir). Pemilik usaha dapat mengetahui
berapa jumlah uang dan barang yang seharusnya ada saat ini untuk dicocokkan
dengan jumlah uang/barang sesungguhnya. Hal tersebut dapat dilakukan karena
setiap transaksi yang diproses oleh POS akan tersimpan dalam basisdata.
Demikian pula halnya dengan sistem informasi berbasis komputer selain POS,
pengawasan dapat dilakukan karena setiap transaksi tersimpan dalam basisdata.
Referensi : http://blog.seagatesoft.com
http://edukasi.kompasiana.com
06.20
| Diposting oleh
Unknown
|
1. Ciri ciri iklan yang baik
1.
ciri
ciri iklan yang baik harus memiliki kriteria di bawah ini :
Mempunyai sasaran yang jelas,dengan menentukan target konsumen ada target utama dan target kedua,ini juga untuk menentukan media pasang iklan dan penetapan target konsumen tergantung pada kualitas,harga,distribusi(jangkauan pemasaran)
Mempunyai sasaran yang jelas,dengan menentukan target konsumen ada target utama dan target kedua,ini juga untuk menentukan media pasang iklan dan penetapan target konsumen tergantung pada kualitas,harga,distribusi(jangkauan pemasaran)
2. Mempunyai fokus atas hal yang ingin
di komunikasikan dariproduk dan jasa yang di iklankan.
3. Mempunyai daya tarik tertentu hingga
konsumen yang di sasarnya bisa berhenti untuk memperhatikan isi iklan,selain
kata kata menarik,daya tarik iklan muncul dari desain layout yang menarik.
4. Sajikan iklan dengan menarik karena
suatu iklan dengan isi pesan bagus jika tidak di sajikan bagus tak akan
menarik.
5.
Komunikasi
iklan memiliki empat unsur utama yaitu :
a) Pengirim iklan adalah produsen atau
dalam bisnis periklanan di wakili biro iklan
b)
Isi
iklan dalam iklan ada headline kalimat singkat tidak lebih dari 10 kata dan
di harapkan konsumen langsung dapat banyak informasi mengenai
produk dan jasa body copy adalah informasi tambahan bila konsumen tertarik
c) Media komunikasi tempat iklan di
sajikan baik di media cetak,media elektronik atau media lainnya antara lain
media internet yang penetrasinya di indonesia masih kurang,billboard dll.
d) Penerima iklan konsumen yang di
sasar produk barang atau jasa kita
6.
Pilihlah
slogan dengan kata kata padat dan berisi yang merupakan gambaran terhadap
headline di mana konsumen dapat membaca lebih detail.
2. Contoh pembuatan iklan tentang Jasa Arsitek.
Langganan:
Postingan
(Atom)
handapeunpost
Blogroll
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Siklus hidup pengembangan sistem atau biasa disingkat SDLC atau bahasa Inggrisnya itu adalah Sistem Development Life Cycle, memp...
Blogroll
Archive
Search
Popular Posts
-
1. Ciri ciri iklan yang baik 1. ciri ciri iklan yang baik harus memiliki kriteria di bawah ini : Mempunyai sasaran yang jel...
-
Image Enhancement Histogram Historgram Citra Histogram citra merupakan diagram yang menggambarkan distribusi frekuensi nilai intensit...

